VIVAnews - Stamina menempati posisi penting dalam kehidupan masyarakat baik dalam mental, fisik atau hubungan seksual. Baik pria maupun wanita percaya adanya fantasi mengenai ukuran Mr. P, dan kemampuannya bertahan sepanjang malam. Namun apakah hal itu benar?
Sebuah studi bertujuan mencari berapa lama waktu bercinta yang dianggap ideal dalam hubungan seks. Apakah durasi bercinta yang ada saat ini kurang, cukup, atau terlalu banyak?
Berdasarkan tanggapan yang diterima dari ribuan pasien, survei yang melibatkan 50 psikolog, pekerja sosial, dokter, perawat dan terapis perkawinan menemukan terdapat empat durasi persetubuhan yaitu terlalu panjang, terlalu pendek, memadai dan diinginkan.
Jangka waktu satu sampai dua menit dianggap "terlalu pendek" dan tiga sampai tujuh menit dianggap "memadai". Tetapi yang mengejutkan, sebagian besar responden mengaku durasi bercinta yang "diinginkan" berlangsung selama 7-13 menit. Sedangkan lama bercinta yang 10-30 menit dianggap "terlalu panjang".
Temuan survei memberi peluang terhapusnya fantasi seks yang tidak realistis dan durasi hubungan seksual yang dapat diterima.
" Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka berusaha mengubah nasib dirinya sendiri "
Ahlan wa Sahlan
" Selamat Datang di Blog Manto Abu Ihsan,...Silahkan kunjungi juga ke www.mantoakg.alazka.org
Manto Abu Ihsan " Hadir untuk perubahan"
Wednesday, February 24, 2010
Tuesday, February 23, 2010
Wednesday, January 20, 2010
Tip Mengelola Emosi Marah
TIP MENGELOLA EMOSI MARAH
Assalamu’alaikum wr.wb
Shahabatku yang baik…
Sungguh terlihat kebahagiaan bagi pribadi-pribadi yang memuliakan dirinya. Kecemerlangan hidup, terbukti dari paras wajahnya yang bercahaya. Tutur kata santun yang terucap, merupakan ukiran makna yang terpilih dari gabungan huruf-huruf semangat, dan Senyum indah selalu merekah, pada bibirnya. Semoga dia itu adalah dirimu...
Marah... 5 huruf terukir dari 2 huruf vokal dan ditemani 3 konsonan. Fitrah manusia, Allah titipkan perasaan itu dalam diri kita. Tentu apapun penciptaan pada diri manusia, tiadalah sia-sia dijadikanNya.
Sementara Kemarin saya menuliskan diwall Facebook ; ”Tahun 2009 yang telah lewat, berapakali anda MARAH, sehingga menjadi pembelajaran hidup bagi anda, akibat kemarahan Anda....?”
Beberapa shahabat berkomen :
Amat sering marah,..perlu pengendalian marah.
waduhh gak tau lagi deh, Mas. Gak terhitung!
Kacau....gak terkendali, emosi meledak ledak...he...
Sering bgt...tp muda2han 2010 bs dikurangi..
Waduh...mas, berkali-kali aku gagal hingga ,2009 jg gagal..tp insya Allah aku percaya Allah sayang sm aku...
iiiih w emang agak sering marah, en emang lg belajar to lebih sabar lagi. doakn sukses ya! :-)
Saya tidak tau bagaimana dengan pendapat anda? Kesempatan ini, saya ingin berbagi dengan anda. Bagaimana cara mengelola emosi marah, agar kita tetap tenang tanpa marah dalam menyikapi persoalan.
Saat saya tulis note ini, Kondisi kesel hingga marah baru saja terjadi sama saya. Alhamdulilah ada satu pola (metode) yang bisa membantu saya, agar tetap tenang. barangkali ini juga bermanfaat bagi anda. Apabila ada kondisi, situasi ataupun hal yang mengundang atau membuat anda menjadi marah. Mak hadirkanlah pertanyaan berikut ini...
Apa yang saya inginkan dari kondisi (perasaan marah) ini?
Apakah ini (marah) bermanfaat bagi saya?
Setiap kejadian (pemicu marah) pasti ada hikmahnya,
Apa hikmahnya bagi saya?
Apa akibatnya jika saya terus marah?
Bagaimana sewajarnya saya menyikapi persoalan, yang membuat saya Marah?
Dengam menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas. Alhamduilllah saya tetap tenang dan damai. Mungkin saja cara ini belum tentu cocok buat anda, dan saya akui metode ini pun ampuh pada konteks tertentu pula. Dan sebagaimana kita tau bersama, kita tidak pernah tau, keberhasilan suatu cara sebelum kita mencobanya, betul...?
Selamat mencoba ya. Semoga tahun 2010, Anda dan saya lebih sabar dan Bahagia...
Assalamu’alaikum wr.wb
Shahabatku yang baik…
Sungguh terlihat kebahagiaan bagi pribadi-pribadi yang memuliakan dirinya. Kecemerlangan hidup, terbukti dari paras wajahnya yang bercahaya. Tutur kata santun yang terucap, merupakan ukiran makna yang terpilih dari gabungan huruf-huruf semangat, dan Senyum indah selalu merekah, pada bibirnya. Semoga dia itu adalah dirimu...
Marah... 5 huruf terukir dari 2 huruf vokal dan ditemani 3 konsonan. Fitrah manusia, Allah titipkan perasaan itu dalam diri kita. Tentu apapun penciptaan pada diri manusia, tiadalah sia-sia dijadikanNya.
Sementara Kemarin saya menuliskan diwall Facebook ; ”Tahun 2009 yang telah lewat, berapakali anda MARAH, sehingga menjadi pembelajaran hidup bagi anda, akibat kemarahan Anda....?”
Beberapa shahabat berkomen :
Amat sering marah,..perlu pengendalian marah.
waduhh gak tau lagi deh, Mas. Gak terhitung!
Kacau....gak terkendali, emosi meledak ledak...he...
Sering bgt...tp muda2han 2010 bs dikurangi..
Waduh...mas, berkali-kali aku gagal hingga ,2009 jg gagal..tp insya Allah aku percaya Allah sayang sm aku...
iiiih w emang agak sering marah, en emang lg belajar to lebih sabar lagi. doakn sukses ya! :-)
Saya tidak tau bagaimana dengan pendapat anda? Kesempatan ini, saya ingin berbagi dengan anda. Bagaimana cara mengelola emosi marah, agar kita tetap tenang tanpa marah dalam menyikapi persoalan.
Saat saya tulis note ini, Kondisi kesel hingga marah baru saja terjadi sama saya. Alhamdulilah ada satu pola (metode) yang bisa membantu saya, agar tetap tenang. barangkali ini juga bermanfaat bagi anda. Apabila ada kondisi, situasi ataupun hal yang mengundang atau membuat anda menjadi marah. Mak hadirkanlah pertanyaan berikut ini...
Apa yang saya inginkan dari kondisi (perasaan marah) ini?
Apakah ini (marah) bermanfaat bagi saya?
Setiap kejadian (pemicu marah) pasti ada hikmahnya,
Apa hikmahnya bagi saya?
Apa akibatnya jika saya terus marah?
Bagaimana sewajarnya saya menyikapi persoalan, yang membuat saya Marah?
Dengam menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas. Alhamduilllah saya tetap tenang dan damai. Mungkin saja cara ini belum tentu cocok buat anda, dan saya akui metode ini pun ampuh pada konteks tertentu pula. Dan sebagaimana kita tau bersama, kita tidak pernah tau, keberhasilan suatu cara sebelum kita mencobanya, betul...?
Selamat mencoba ya. Semoga tahun 2010, Anda dan saya lebih sabar dan Bahagia...
Subscribe to:
Posts (Atom)