Masyarakat adalah cerminan kondisi keleuarga, jika keluarga sehat berarti masyarakatnya juga sehat. Jika keluarga bahagia berarti masyarakatnya juga bahagia. Ada 5 pilar untuk membentuk keluarga sakinah diantaranya sebagai berikut.
1. Dalam keluarga itu ada mawaddah dan rahmah (Q/30:21). Mawaddah adalah jenis cinta membara, yang menggebu-gebu dan "nggemesi", sedangkan rahmah adalah jenis cinta yang lembut, siap berkorban dan siap melindungi kepada yang dicintai. Mawaddah saja kurang menjamin kelangsungan rumah tangga, sebaliknya, rahmah, lama kelamaan menumbuhkan mawaddah.
2. Hubungan antara suami isteri harus atas dasar saling membutuhkan, seperti pakaian dan yang memakainya (hunna libasun lakum wa antum libasun lahunna, Q/2:187). Fungsi pakaian ada tiga, yaitu
(a) menutup aurat,
(b) melindungi diri dari panas dingin, dan
(c) perhiasan.
Suami terhadap isteri dan sebaliknya harus menfungsikan diri dalam tiga hal tersebut. Jika isteri mempunyai suatu kekurangan, suami tidak menceriterakan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Jika isteri sakit, suami segera mencari obat atau membawa ke dokter, begitu juga sebaliknya. Isteri harus selalu tampil membanggakan suami, suami juga harus tampil membanggakan isteri, jangan terbalik di luaran tampil menarik orang banyak, di rumah "nglombrot" menyebalkan.
3. Suami isteri dalam bergaul memperhatikan hal-hal yang secara sosial dianggap patut (ma`ruf), tidak asal benar dan hak, Wa`a syiruhunna bil ma`ruf (Q/4:19). Besarnya mahar, nafkah, cara bergaul dan sebagainya harus memperhatikan nilai-nilai ma`ruf. Hal ini terutama harus diperhatikan oleh suami isteri yang berasal dari kultur yang menyolok perbedaannya.
4. Menurut hadis Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat (idza aradallohu bi ahli baitin khoiran dst);
(a) memiliki kecenderungan kepada agama,
(b) yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda,
(c) sederhana dalam belanja,
(d) santun dalam bergaul dan
(e) selalu introspeksi.
5. Menurut hadis Nabi juga, empat hal akan menjadi faktor yang mendatangkan kebahagiaan keluarga (arba`un min sa`adat al mar'i), yakni
(a) suami / isteri yang setia (saleh/salehah),
(b) anak-anak
yang berbakti,
(c) lingkungan sosial yang sehat , dan
(d) dekat rizkinya.
" Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka berusaha mengubah nasib dirinya sendiri "
Ahlan wa Sahlan
" Selamat Datang di Blog Manto Abu Ihsan,...Silahkan kunjungi juga ke www.mantoakg.alazka.org
Manto Abu Ihsan " Hadir untuk perubahan"
Thursday, October 14, 2010
TAKWINUL UMMAH
Setelah memahami banyak permasalahan yang ada di dalam diri kita, pada peribadi muslim, ummat dan dakwah secara keseluruhan, kemudian di perkuat dengan berbagai serangan dari musuh-musuh islam maka jawaban atau penyelesaian dari permasalahan ini adalah perlu usaha membentuk ummat (takwinul ummah). Takwinul ummah melalui tarbiyah, dakwah dan jihad adalah cara yang di contohkan oleh Rasulullah SAW. Namun demikian usaha mulia ini sebagai penyelesaian terhadap masalah kurang diamalkan oleh ummat islam, dimana sebagian ummat islam telah meniggalkan amal tarbiyah, dakwah dan jihad. Ummat islam sekarang ini banyak yang terbius dengan keadaan dunia yang cenderung menipu. Ummat yang sadar dan berusaha bergerak pun nampak tidak memenuhi ciri syakhsiyah islamiyah sehingga menjejaskan dakwah yang di bawanya. Ada juga mereka yang serius berjamah tetapi tidak beramal jamai di dalam konteks berjamaah. Usaha tarbiyah dan dakwah yang diamalkan oleh sebagian aktivis dakwah dan ustaz tidak membuahkan hasil yang membahagiakan. Dengan keadaan yang sedemikian maka di perlukan usaha yang terus-menerus dengan kesadaran akan pemahaman islam yang benar, pemahaman manhaj dakwah, mengamalkan sunnah dakwah Nabi dan semangat yang tinggi sebagai pendorongnya
Takwinul ummah selain memberikan wawasan keatas bentuk penyelesaian permasalahan ummat, juga di tujukan untuk memberikan motivasi kepada kader untuk berdakwah dan mengetahui bagaimana berdakwah. Takwin ummat di mulai dengan takwin syakhsiyah islamiyah dengan ciri iman, islam dan takwa. Ciri ini merupakan syarat utama seorang muslim yang Allah ridhoi. Terbentuknya muslim dengan ciri demikian maka di harapkan pribadi muslim dapat mengatasi masalahnya dan bersifat proaktif untuk mengembangkan dakwah. Peribadi muslim tidak akan lengkap apabila tidak diikat pula dengan berjamaah.
Perubahan-perubahan pada diri ummat akan tercapai apabila peribadi muslim terbentuk dengan pembentukan yang baik melalui tarbiyah kemudian mereka berdakwah dan berjihad. Perubahan ummat melalui marhalah dakwah dan di warnai dengan manhaj yang benar akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Pembentukan pribadi yang dapat melakukan perubahan melalui aplikasi syahadah di dalam kehidupan, membentuk kesatuan ummat dan mengikuti model Rasulullah SAW dalam segala aspek.
Para Rasul/nabi dan juga Nabi Muhammad juga menegakkan kalimat laa ilaha illallah. Dengan kalimah ini muncul berbagai perubahan-perubahan di dalam masyarakat dan pribadi. Perubahan dari masyarakat jahiliyyah kepada masyarakat islamiyah adalah suatu bukti kuatnya makna kalimat syahadat ini. Para sahabat nabi dengan mengenal kalimat syahadah ini langsung merubah dirinya dan juga merubah masyarakatnya. Hal demikian disebabkan karena mereka memahami syahadat dengan benar dan baik. Kalimah syahadah sebagai inti dari perubahan dan dengan kalimah ini pula di wujudkan suatu perubahan yang menyeluruh di dalam masyarakat. Pribadi muslim dan ummat mesti di warnai syahadah ini. Pembentukan peribadi muslim, jamaah dan ummah mesti menumpukkan kepada pemahaman syahadah dan aplikasinya.
Takwinul ummah merupakan gerakan penyelamatan keatas keadaan ummat saat ini sehingga muncul sebahagian ummat yang menyeru masyarakat kepada kebaikan , menyeru kepada yang ma'ruf dan melarang yang mungkar. Apabila sebagian ummat melakukan dakwah demikian maka akan terbentuk ummat yang baik dan akhirnya muncul kemenangan.
Perubahan-perubahan yang di kehendaki berlaku di kalangan ummat saat ini berkaitan dengan aqidah, ruhaniah, fikrah, suluk, tsaqofah, ijtima', siyasi dan iktisodi. Dengan perubahan ini muncullah ummat yang menjalankan islam secara kaafah (menyeluruh) dan kemudian tegak islam. Syakhsiyah islamiyah , syakhsiyah daiyah yang kemudian diikat dengan jamaah melalui ikatan hati dan ukhuwah islamiyah.
Takliful qulub sebagai dasar jamaah dan dakwah perlu di bentuk dengan rasa cinta, ketaatan dan diaplikasikan kedalam dakwah dan jihad. Ukhuwah islamiyah merupakan kekuatan ummat setelah kekuatan aqidah. Ukhuwah diantara aktivis perlu di tingkatkan dengan usaha mengenali kepribadian dan pemikiran yang lain sehingga muncul tafahum sebagai jalan memperlancar hubungan sesama muslim. Dari tafahum muncul taawun dan akhirnya terbentuk tauhidul ummah.
Takwinul ummah selain memberikan wawasan keatas bentuk penyelesaian permasalahan ummat, juga di tujukan untuk memberikan motivasi kepada kader untuk berdakwah dan mengetahui bagaimana berdakwah. Takwin ummat di mulai dengan takwin syakhsiyah islamiyah dengan ciri iman, islam dan takwa. Ciri ini merupakan syarat utama seorang muslim yang Allah ridhoi. Terbentuknya muslim dengan ciri demikian maka di harapkan pribadi muslim dapat mengatasi masalahnya dan bersifat proaktif untuk mengembangkan dakwah. Peribadi muslim tidak akan lengkap apabila tidak diikat pula dengan berjamaah.
Perubahan-perubahan pada diri ummat akan tercapai apabila peribadi muslim terbentuk dengan pembentukan yang baik melalui tarbiyah kemudian mereka berdakwah dan berjihad. Perubahan ummat melalui marhalah dakwah dan di warnai dengan manhaj yang benar akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Pembentukan pribadi yang dapat melakukan perubahan melalui aplikasi syahadah di dalam kehidupan, membentuk kesatuan ummat dan mengikuti model Rasulullah SAW dalam segala aspek.
Para Rasul/nabi dan juga Nabi Muhammad juga menegakkan kalimat laa ilaha illallah. Dengan kalimah ini muncul berbagai perubahan-perubahan di dalam masyarakat dan pribadi. Perubahan dari masyarakat jahiliyyah kepada masyarakat islamiyah adalah suatu bukti kuatnya makna kalimat syahadat ini. Para sahabat nabi dengan mengenal kalimat syahadah ini langsung merubah dirinya dan juga merubah masyarakatnya. Hal demikian disebabkan karena mereka memahami syahadat dengan benar dan baik. Kalimah syahadah sebagai inti dari perubahan dan dengan kalimah ini pula di wujudkan suatu perubahan yang menyeluruh di dalam masyarakat. Pribadi muslim dan ummat mesti di warnai syahadah ini. Pembentukan peribadi muslim, jamaah dan ummah mesti menumpukkan kepada pemahaman syahadah dan aplikasinya.
Takwinul ummah merupakan gerakan penyelamatan keatas keadaan ummat saat ini sehingga muncul sebahagian ummat yang menyeru masyarakat kepada kebaikan , menyeru kepada yang ma'ruf dan melarang yang mungkar. Apabila sebagian ummat melakukan dakwah demikian maka akan terbentuk ummat yang baik dan akhirnya muncul kemenangan.
Perubahan-perubahan yang di kehendaki berlaku di kalangan ummat saat ini berkaitan dengan aqidah, ruhaniah, fikrah, suluk, tsaqofah, ijtima', siyasi dan iktisodi. Dengan perubahan ini muncullah ummat yang menjalankan islam secara kaafah (menyeluruh) dan kemudian tegak islam. Syakhsiyah islamiyah , syakhsiyah daiyah yang kemudian diikat dengan jamaah melalui ikatan hati dan ukhuwah islamiyah.
Takliful qulub sebagai dasar jamaah dan dakwah perlu di bentuk dengan rasa cinta, ketaatan dan diaplikasikan kedalam dakwah dan jihad. Ukhuwah islamiyah merupakan kekuatan ummat setelah kekuatan aqidah. Ukhuwah diantara aktivis perlu di tingkatkan dengan usaha mengenali kepribadian dan pemikiran yang lain sehingga muncul tafahum sebagai jalan memperlancar hubungan sesama muslim. Dari tafahum muncul taawun dan akhirnya terbentuk tauhidul ummah.
SCHOOL DEVELOPMENT PROGRAM SMA ISLAM ALAZKA
A. VISI, MISI & TUJUAN
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melahirkan era globalisasi dan informasi, yang dampaknya menghilangkan batas negara, merupakan tantangan masa depan dan mempengaruhi pandangan masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan. Baik masyarakat maupun orang tua untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan baik di dunia maupun akhirat. Hal ini memacu SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading untuk merespon tantangan tersebut sekaligus dalam rangka mewujudkan generasi khoiru ummah. SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading memiliki citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang yang diwujudkan dalam Visi sekolah berikut:
”Pendidikan berwawasan masa depan yang diselenggarakan secara profesional dengan mengintegrasikan imtaq dan iptek dalam mempersiapkan cendekiawan muslim”
Visi tersebut mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekikinian, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam misi berikut:
“Menyelenggarakan pendidikan islami yang berkualitas melalui pendidikan akhlaq mulia dan penguasaan dasar-dasar ilmu pengetahuan serta penanaman semangat pembaharuan dalam mempersiapkan cendekiawan muslim yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.”
Yang diuraikan dalam langkah-langkah:
1. Melaksanakan pembelajaran yang komprehensip, efektif dan terintegrasi dengan nilai-nilai Qurani.
2. Menumbuhkan semangat keunggulan kepada semua warga sekolah, agar mampu berdaya saing secara global.
3. Mensinergikan sikap taat kepada Allah SWT & peduli terhadap sesama.
4. Mengembangkan bakat dan prestasi siswa sesuai dengan potensi yang ada.
5. Membudayakan semangat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agama dengan baik dan benar.
6. Mengembangkan seluruh potensi baik kognitif, psikomotorik maupun afektif dalam setiap proses pembelajaran.
Tujuan sekolah yang merupakan penjabaran dari tujuan pendidikan nasional dan visi serta misi Al-Azhar Kelapa Gading adalah mengoptimalkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan menghadapi tantangan hidup di era global dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Adapun tujuan institusional yang menjadi sasaran strategis SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading adalah:
1. Meningkatkan potensi siswa sehingga dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan mampu mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan global.
2. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai bagian dari anggota masyarakat dan mampu mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, dengan tetap memegang nilai-nilai budaya Islam.
3. Menumbuhkan sikap kepemimpinan siswa yang visioner , amanah, integritas, kreatif dan inovatif.
B. PROGRAM STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH
Untuk menentukan arah pengembangan sekolah ke depan maka diperlukan Rencana Strategis (Renstra). Renstra disusun mengacu kepada Visi, Misi, dan Tujuan Institusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Renstra SMAI Alazka terdiri dari rencana jangka panjang 9 tahun, rencana jangka menengah 3 tahun, dan rencana jangka pendek 1 tahun. Setiap tahapan dirumuskan progra-program kerja yang lebih operasional. Program-program tersebut disusun melalui Rapat Kerja Tahunan (Raker) yaitu dengan mengevaluasi pencapaian tahapan sebelumnya, kemudian merancang program kerja dengan memperhatikan sumber daya yang dimiliki.
Rencana Strategi Pengembangan SMAI ALAZKA :
A. Rencana Jangka Panjang 9 Tahun ( 2007-2016)
1. Menjadi sekolah yang diminati masyarakat dengan label ALAZKA Plus Internasional School
2. Lulusan SMAI ALAZKA mampu menguasai Bahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500
3. Memiliki delegasi di arena Olympiade Sain Internasional dan atau ikukt berperan aktif dalam even-even Internasional
4. Lulusan SMAI ALAZKA mampu membaca Al-Quran serta hafal juz ke 30 dengan tartil
5. Guru dan karyawan menguasai comversation (mampu bercakap-cakap dengan bahasa inggris)
6. Memiliki sertifikasi ISO
7. Terimplementasinya Kurikulum Caracter Building
8. Menjalin Sister
B. Indikator tercapainya Rencana Jangka Menengah 3 Tahun Pertama (2007-2010) adalah sebaga berikut :
1. Membuka Program RSBI
2. 100% guru memiliki laptop
3. 100% guru menguasai IT dan menggunakannya dalam proses pembelajaran
4. 35% guru berkemampuan bahasa inggris dan menjadikannya sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran
5. Memiliki delegasi di arena oliympiade sain propinsi, dan menjajaki even-even internasional di bidang seni dan olahraga.
6. 100% ruang kelas dilengkapi proyektor dan internet
7. Guru, karyawan, dan siswa berdisipln yang tinggi (98%)
8. Native Speaker di semua tingkatan kelas
9. Siswa wajib berjilbab
10. Semua program IT legal
11. Jaringan komunikasi menggunakan fasilitas WIFI
12. Terpasang CCTV
Untuk Mencapai indikator program jangka menengah pertama tersebut,diperlukan langkah-langkah yang akan di tempuh sebagai berikut dalam tiga tahun pertama yang sudah terlaksana :
1. Tahun Pertama (Tahun Pelajaran 2007-2008)
Pada Tahun pertama, langkah yang ditempuh adalah sebagai berikut :
a. Melakukan sosiaslisasi kepada seluruh stake holders, tentang rencana kedepan SMAI Alazka yang akan dicapai.
b. Melakukan penyamaan persepsi dengan seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di SMAI ALAZKA, tentang budaya profesional dalam rangka mencapai target-target yang sudah ditentukan.
c. Melakukan Up Grade terhadap guru-guru dalam penguasaan Bahasa Inggirs, dan kemampuan IT
d. Melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung terhadap pencapaian target-target yang sudah ditetapkan.
e. Melakukan evaluasi yang menyeluruh tarhadap perencanaan yang sudah dibuat.
f. Melakukan studi Komparasi terhadap sekolah-sekolah yang sudah bertaraf Internasional, dan berusaha mebuat desain kurikulum dan menyiapkan perangkat-perangkat yang diperlukan.
g. Menjalin kerja sama dengan sekolah – sekolah baik di dalam maupun di luar negeri.
2. Tahun Kedua (Tahun Pelajaran 2008-2009)
Pada tahun kedua upaya yang akan ditempah adalah sebagai berikut :
a. Melakukan promosi secara kontinu di berbagai media baik elektronik, cetak, ataupun internet.
b. Pembenahan ruang multi media yang representatif untuk pembelajaran, dan terhubung dengan Link ke internet.
c. Melakukan launching tentang SMAI IALAZKA Rintisan Sekolah bertaraf Internasional.
d. Memastikan bahwa sebagian guru dan karyawan sudah menguasai Bahasa Inggris dan kemampuan dasar tentang IT.
e. Melakukan persiapan yang menyeluruh terhadap kesiapan penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf internasional, baik dalam aspek desain kurikulum, sarana prasarana pendukung, SDM dan perubahan paradigma dari semua pihak yang terkait.
3. Tahun ke tiga (Tahun Pelajaran 2009 – 2010 )
Pada tahun ketiga, yang dilakukan adalah :
a. Menjadi Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional
b. Membuka kerjasama yang intensif dengan sekolah-sekolah yang sudah berpengalaman dalam penyelenggaraaan Rintisan Sekolah bertaraf Internasional
c. Melakukan studi komparasi dengan sekolah-sekolah baik di dalam maupun di luar negeri.
d. Melakukan pertukaran guru dan pelajar dengan sekolah-sekolah di luar negeri.
e. Terpasangnya akses internet ke tiap kelas dan terpasangnya audio visual / perangkat Multimedia di setiap kelas.
f. Melakukan promosi secara kontinu di berbagai media baik elektronik maupun media cetak, atau internet.
g. Memastikan bahwa semua guru dan karyawan sudah menguasai Bahasa Inggris dan kemampuan dasar tentang IT.
h. Melakukan persiapan yang menyeluruh terhadap kesiapan penyelenggaraan Rintisan internasional, baik dalam aspek desain kurikulum, sarana prasarana pendukung, dan perubahan paradigma dari semua pihak yang terkait.
i. Menyusun kurikulum Character Building sebagai suplemen kurikulum.
j. Terpasang CCTV pada lokasi yang strategis
k. Terlaksana kerjasama ( MOU) dengan sekolah-sekolah yang sudah bertaraf internasional dan menjajaki kerjasama dengan sekolah di luar negeri.
Lebih rinci lagi SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading menetapkan sasaran/ tujuan yang akan dicapai untuk tahun Pelajaran 2010/2010, sebagai berikut :
1. Memiliki Kurikulum Matematika, Fisika, Kimia , Biologi, TIK, Ekonomi, Sosiologi dan Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan mengadopsi Kurikulum Internasional ( Cambrigde )
2. Memiliki sistem penilaian yang terdokumentasi dengan baik dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan sebagian dengan Bahasa Inggris.
3. Tersedianya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dan dapat menggunakan ICT dalam proses pembelajaran.
4. Tersedianya sarana prasarana/media pembelajaran secara lengkap dan dapat difungsikan untuk keperluan pembelajaran ( laboratoium komputer, Ruang kelas multimedia, pembelajran e-learning system dan perpustakaan digital).
5. Terciptanya kultur sekolah yang mendukung peningkatan dan pengembangan proses pembelajaran.
6. Tersedianaya management sekolah dengan memanfaatkan ICT dalam administrasi dan proses pembelajaran.
7. Mengembangkan bidang kesiswaan dengan mengaktifkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.
8. Menumbuhkembankan program kemitraan dengan instansi pendidikan setara, pendidikan lanjutan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
9. Terjalin hubungan yang baik dengan instansi pemerintah, komiter sekolah dan sekolah satu tingkat dibawahnya ( SMP/MTs yang berkualitas sebagai mitra pemasok Siswa )
10. Mengimplementasikan Kurikulum Character Building sebagai suplemen kurikulum pokok.
C. APA YANG DIHASILKAN DARI PROGRAM RSBI SMAI ALAZKA
Selama program RSBI Dijalankan, setidaknya ada 13 indikator tercapainya program unggulan yang sudah berhasil dicapai oleh SMAI ALAZKA yaitu :
1. SMAI ALAZKA masuk dalam 13 Sekolah di DKI Jakarta yang Bertaraf Internasional ( SMAN 8, SMAN 28, SMAN 6, SMAN 81, SMAN 70,SMAN 78, SMAN 68, SMAN 13, SMAN 21, SMAN 3, SMAI ALAZKA, SMAI ALPUS & SMA Lab School )
2. HASIL UJIAN NASIONAL Tahun ‘07/08 meraih peringkat ke-29 dari 405 sekolah se-DKI Jakarta dengan rata-rata 8,10 untuk Jurusan IPA
3. Tahun ’08/09 Sebanyak 48,1 % lulusan SMAI Alazka diterima di PTN Favorit, dan 9 diantaranya diterima dengan jalur PMDK ( Masuk PTN tanpa Tes ), dan Saat tahun ini ada 4 siswa diterima di PTN ( di UI Fakultas Kedokteran & Fakultas Psikologi dg jalur PMDK, yang lainnnya di IPB)
4. Hasil Akreditasi sekolah tahun 2007 memperoleh Nilai 96,05 terbaik se DKI Jakarta untuk komponen Kurikulum & Kultur Jaringan Sekolah.
5. Mendapatkan Penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta tahun 2009, menjadi satu-satuya sekolah model se DKI untuk penerapan Bebas Asap Rokok, Napza & Anti Bulying.
6. SMAI ALAZKA masuk dalam Binaan dari SEA MOLEC ( Forum Komunikasi Sekolah-sekolah se Asea ), terkait dengan pengembangan pembelajaran berbasis IT.
7. Untuk mata pelajaran MIPA-TIK dan beberapa pelajaran Sosial sudah mengadopsi kurikulum Cambrigde, dan akan dikembangkan dalam pembelajaran e-learning yang berbasis WEB.
8. Memiliki kurikulum Character Building, siswa di tempa sehingga menjadi seorang yang memiliki karakter Rabbaniyah, Insyaniyah,Ilmiyah & Alamiyah.
9. Pembelajaran Moving Class, Full Multimedia tiap-tiap ruang kelas, terakses Internet dengan jaringan WIFI, dan memiliki jam Layanan belajar 1 jam Tiap hari.
10. Sudah membangun Sister School dengan sekolah Unggulan, SMAN 3 Bandung, SMAI Al-Azhar BSD, SMA Bourding School Krida Nusantara, SMAN 3 Unggulan Palembang, & SMA PLUS Pembagunan Jaya Bintaro.
11. Sedang proses membangun sister school dengan International Islamic School ( IIS ) Malaysia & Al-Irsyad Islamic School di Singapura, untuk Perguruan Tinggi, sudah kerjasama dengan MMU-Malaysia dan sedang proses kerjasama dengan Liem Kok Wing University Malaysia dan SIM University Singapura.
12. Tiga Tahun terakhir telah menjuarai 1 kali even tingkat Internasional, 12 kali tingkat Nasional, dan 33 kali tingkat DKI Jakarta.
13. Berdasarkan Hasil monitoring dan evaluasi dari Direktorat PSMA, penyelenggaraan RSBI SMAI ALAZKA memperoleh skor 796, skor tertinggi dan terbaik untuk penyelenggara sekolah RSBI seangkatan.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melahirkan era globalisasi dan informasi, yang dampaknya menghilangkan batas negara, merupakan tantangan masa depan dan mempengaruhi pandangan masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan. Baik masyarakat maupun orang tua untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan baik di dunia maupun akhirat. Hal ini memacu SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading untuk merespon tantangan tersebut sekaligus dalam rangka mewujudkan generasi khoiru ummah. SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading memiliki citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang yang diwujudkan dalam Visi sekolah berikut:
”Pendidikan berwawasan masa depan yang diselenggarakan secara profesional dengan mengintegrasikan imtaq dan iptek dalam mempersiapkan cendekiawan muslim”
Visi tersebut mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekikinian, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam misi berikut:
“Menyelenggarakan pendidikan islami yang berkualitas melalui pendidikan akhlaq mulia dan penguasaan dasar-dasar ilmu pengetahuan serta penanaman semangat pembaharuan dalam mempersiapkan cendekiawan muslim yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.”
Yang diuraikan dalam langkah-langkah:
1. Melaksanakan pembelajaran yang komprehensip, efektif dan terintegrasi dengan nilai-nilai Qurani.
2. Menumbuhkan semangat keunggulan kepada semua warga sekolah, agar mampu berdaya saing secara global.
3. Mensinergikan sikap taat kepada Allah SWT & peduli terhadap sesama.
4. Mengembangkan bakat dan prestasi siswa sesuai dengan potensi yang ada.
5. Membudayakan semangat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agama dengan baik dan benar.
6. Mengembangkan seluruh potensi baik kognitif, psikomotorik maupun afektif dalam setiap proses pembelajaran.
Tujuan sekolah yang merupakan penjabaran dari tujuan pendidikan nasional dan visi serta misi Al-Azhar Kelapa Gading adalah mengoptimalkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan menghadapi tantangan hidup di era global dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Adapun tujuan institusional yang menjadi sasaran strategis SMA Islam Al-Azhar Kelapa Gading adalah:
1. Meningkatkan potensi siswa sehingga dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan mampu mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan global.
2. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai bagian dari anggota masyarakat dan mampu mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, dengan tetap memegang nilai-nilai budaya Islam.
3. Menumbuhkan sikap kepemimpinan siswa yang visioner , amanah, integritas, kreatif dan inovatif.
B. PROGRAM STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH
Untuk menentukan arah pengembangan sekolah ke depan maka diperlukan Rencana Strategis (Renstra). Renstra disusun mengacu kepada Visi, Misi, dan Tujuan Institusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Renstra SMAI Alazka terdiri dari rencana jangka panjang 9 tahun, rencana jangka menengah 3 tahun, dan rencana jangka pendek 1 tahun. Setiap tahapan dirumuskan progra-program kerja yang lebih operasional. Program-program tersebut disusun melalui Rapat Kerja Tahunan (Raker) yaitu dengan mengevaluasi pencapaian tahapan sebelumnya, kemudian merancang program kerja dengan memperhatikan sumber daya yang dimiliki.
Rencana Strategi Pengembangan SMAI ALAZKA :
A. Rencana Jangka Panjang 9 Tahun ( 2007-2016)
1. Menjadi sekolah yang diminati masyarakat dengan label ALAZKA Plus Internasional School
2. Lulusan SMAI ALAZKA mampu menguasai Bahasa Inggris dengan skor TOEFL minimal 500
3. Memiliki delegasi di arena Olympiade Sain Internasional dan atau ikukt berperan aktif dalam even-even Internasional
4. Lulusan SMAI ALAZKA mampu membaca Al-Quran serta hafal juz ke 30 dengan tartil
5. Guru dan karyawan menguasai comversation (mampu bercakap-cakap dengan bahasa inggris)
6. Memiliki sertifikasi ISO
7. Terimplementasinya Kurikulum Caracter Building
8. Menjalin Sister
B. Indikator tercapainya Rencana Jangka Menengah 3 Tahun Pertama (2007-2010) adalah sebaga berikut :
1. Membuka Program RSBI
2. 100% guru memiliki laptop
3. 100% guru menguasai IT dan menggunakannya dalam proses pembelajaran
4. 35% guru berkemampuan bahasa inggris dan menjadikannya sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran
5. Memiliki delegasi di arena oliympiade sain propinsi, dan menjajaki even-even internasional di bidang seni dan olahraga.
6. 100% ruang kelas dilengkapi proyektor dan internet
7. Guru, karyawan, dan siswa berdisipln yang tinggi (98%)
8. Native Speaker di semua tingkatan kelas
9. Siswa wajib berjilbab
10. Semua program IT legal
11. Jaringan komunikasi menggunakan fasilitas WIFI
12. Terpasang CCTV
Untuk Mencapai indikator program jangka menengah pertama tersebut,diperlukan langkah-langkah yang akan di tempuh sebagai berikut dalam tiga tahun pertama yang sudah terlaksana :
1. Tahun Pertama (Tahun Pelajaran 2007-2008)
Pada Tahun pertama, langkah yang ditempuh adalah sebagai berikut :
a. Melakukan sosiaslisasi kepada seluruh stake holders, tentang rencana kedepan SMAI Alazka yang akan dicapai.
b. Melakukan penyamaan persepsi dengan seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di SMAI ALAZKA, tentang budaya profesional dalam rangka mencapai target-target yang sudah ditentukan.
c. Melakukan Up Grade terhadap guru-guru dalam penguasaan Bahasa Inggirs, dan kemampuan IT
d. Melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung terhadap pencapaian target-target yang sudah ditetapkan.
e. Melakukan evaluasi yang menyeluruh tarhadap perencanaan yang sudah dibuat.
f. Melakukan studi Komparasi terhadap sekolah-sekolah yang sudah bertaraf Internasional, dan berusaha mebuat desain kurikulum dan menyiapkan perangkat-perangkat yang diperlukan.
g. Menjalin kerja sama dengan sekolah – sekolah baik di dalam maupun di luar negeri.
2. Tahun Kedua (Tahun Pelajaran 2008-2009)
Pada tahun kedua upaya yang akan ditempah adalah sebagai berikut :
a. Melakukan promosi secara kontinu di berbagai media baik elektronik, cetak, ataupun internet.
b. Pembenahan ruang multi media yang representatif untuk pembelajaran, dan terhubung dengan Link ke internet.
c. Melakukan launching tentang SMAI IALAZKA Rintisan Sekolah bertaraf Internasional.
d. Memastikan bahwa sebagian guru dan karyawan sudah menguasai Bahasa Inggris dan kemampuan dasar tentang IT.
e. Melakukan persiapan yang menyeluruh terhadap kesiapan penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf internasional, baik dalam aspek desain kurikulum, sarana prasarana pendukung, SDM dan perubahan paradigma dari semua pihak yang terkait.
3. Tahun ke tiga (Tahun Pelajaran 2009 – 2010 )
Pada tahun ketiga, yang dilakukan adalah :
a. Menjadi Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional
b. Membuka kerjasama yang intensif dengan sekolah-sekolah yang sudah berpengalaman dalam penyelenggaraaan Rintisan Sekolah bertaraf Internasional
c. Melakukan studi komparasi dengan sekolah-sekolah baik di dalam maupun di luar negeri.
d. Melakukan pertukaran guru dan pelajar dengan sekolah-sekolah di luar negeri.
e. Terpasangnya akses internet ke tiap kelas dan terpasangnya audio visual / perangkat Multimedia di setiap kelas.
f. Melakukan promosi secara kontinu di berbagai media baik elektronik maupun media cetak, atau internet.
g. Memastikan bahwa semua guru dan karyawan sudah menguasai Bahasa Inggris dan kemampuan dasar tentang IT.
h. Melakukan persiapan yang menyeluruh terhadap kesiapan penyelenggaraan Rintisan internasional, baik dalam aspek desain kurikulum, sarana prasarana pendukung, dan perubahan paradigma dari semua pihak yang terkait.
i. Menyusun kurikulum Character Building sebagai suplemen kurikulum.
j. Terpasang CCTV pada lokasi yang strategis
k. Terlaksana kerjasama ( MOU) dengan sekolah-sekolah yang sudah bertaraf internasional dan menjajaki kerjasama dengan sekolah di luar negeri.
Lebih rinci lagi SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading menetapkan sasaran/ tujuan yang akan dicapai untuk tahun Pelajaran 2010/2010, sebagai berikut :
1. Memiliki Kurikulum Matematika, Fisika, Kimia , Biologi, TIK, Ekonomi, Sosiologi dan Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan mengadopsi Kurikulum Internasional ( Cambrigde )
2. Memiliki sistem penilaian yang terdokumentasi dengan baik dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan sebagian dengan Bahasa Inggris.
3. Tersedianya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dan dapat menggunakan ICT dalam proses pembelajaran.
4. Tersedianya sarana prasarana/media pembelajaran secara lengkap dan dapat difungsikan untuk keperluan pembelajaran ( laboratoium komputer, Ruang kelas multimedia, pembelajran e-learning system dan perpustakaan digital).
5. Terciptanya kultur sekolah yang mendukung peningkatan dan pengembangan proses pembelajaran.
6. Tersedianaya management sekolah dengan memanfaatkan ICT dalam administrasi dan proses pembelajaran.
7. Mengembangkan bidang kesiswaan dengan mengaktifkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.
8. Menumbuhkembankan program kemitraan dengan instansi pendidikan setara, pendidikan lanjutan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
9. Terjalin hubungan yang baik dengan instansi pemerintah, komiter sekolah dan sekolah satu tingkat dibawahnya ( SMP/MTs yang berkualitas sebagai mitra pemasok Siswa )
10. Mengimplementasikan Kurikulum Character Building sebagai suplemen kurikulum pokok.
C. APA YANG DIHASILKAN DARI PROGRAM RSBI SMAI ALAZKA
Selama program RSBI Dijalankan, setidaknya ada 13 indikator tercapainya program unggulan yang sudah berhasil dicapai oleh SMAI ALAZKA yaitu :
1. SMAI ALAZKA masuk dalam 13 Sekolah di DKI Jakarta yang Bertaraf Internasional ( SMAN 8, SMAN 28, SMAN 6, SMAN 81, SMAN 70,SMAN 78, SMAN 68, SMAN 13, SMAN 21, SMAN 3, SMAI ALAZKA, SMAI ALPUS & SMA Lab School )
2. HASIL UJIAN NASIONAL Tahun ‘07/08 meraih peringkat ke-29 dari 405 sekolah se-DKI Jakarta dengan rata-rata 8,10 untuk Jurusan IPA
3. Tahun ’08/09 Sebanyak 48,1 % lulusan SMAI Alazka diterima di PTN Favorit, dan 9 diantaranya diterima dengan jalur PMDK ( Masuk PTN tanpa Tes ), dan Saat tahun ini ada 4 siswa diterima di PTN ( di UI Fakultas Kedokteran & Fakultas Psikologi dg jalur PMDK, yang lainnnya di IPB)
4. Hasil Akreditasi sekolah tahun 2007 memperoleh Nilai 96,05 terbaik se DKI Jakarta untuk komponen Kurikulum & Kultur Jaringan Sekolah.
5. Mendapatkan Penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta tahun 2009, menjadi satu-satuya sekolah model se DKI untuk penerapan Bebas Asap Rokok, Napza & Anti Bulying.
6. SMAI ALAZKA masuk dalam Binaan dari SEA MOLEC ( Forum Komunikasi Sekolah-sekolah se Asea ), terkait dengan pengembangan pembelajaran berbasis IT.
7. Untuk mata pelajaran MIPA-TIK dan beberapa pelajaran Sosial sudah mengadopsi kurikulum Cambrigde, dan akan dikembangkan dalam pembelajaran e-learning yang berbasis WEB.
8. Memiliki kurikulum Character Building, siswa di tempa sehingga menjadi seorang yang memiliki karakter Rabbaniyah, Insyaniyah,Ilmiyah & Alamiyah.
9. Pembelajaran Moving Class, Full Multimedia tiap-tiap ruang kelas, terakses Internet dengan jaringan WIFI, dan memiliki jam Layanan belajar 1 jam Tiap hari.
10. Sudah membangun Sister School dengan sekolah Unggulan, SMAN 3 Bandung, SMAI Al-Azhar BSD, SMA Bourding School Krida Nusantara, SMAN 3 Unggulan Palembang, & SMA PLUS Pembagunan Jaya Bintaro.
11. Sedang proses membangun sister school dengan International Islamic School ( IIS ) Malaysia & Al-Irsyad Islamic School di Singapura, untuk Perguruan Tinggi, sudah kerjasama dengan MMU-Malaysia dan sedang proses kerjasama dengan Liem Kok Wing University Malaysia dan SIM University Singapura.
12. Tiga Tahun terakhir telah menjuarai 1 kali even tingkat Internasional, 12 kali tingkat Nasional, dan 33 kali tingkat DKI Jakarta.
13. Berdasarkan Hasil monitoring dan evaluasi dari Direktorat PSMA, penyelenggaraan RSBI SMAI ALAZKA memperoleh skor 796, skor tertinggi dan terbaik untuk penyelenggara sekolah RSBI seangkatan.
Subscribe to:
Posts (Atom)